Kadang yang kelihatannya sepele di luar โ ternyata paling pusing kalau lo nggak ngerti teknis. Ini catatan perjuangan gue selama 2 hari penuh merombak website Bunker Opanowski. Mulai dari pindahin semua gambar ke server sendiri, memperbaiki file HTML yang kepotong, sampai berantem sama warna ungu default browser yang gak mau hilang.
Gue awalnya simpan gambar di Imgur. Gampang, tinggal tempel link. Tapi risiko gede: kalo suatu hari Imgur hapus atau down, website gue bakal kehilangan muka โ literally. Gambar gak muncul, malu dong. Jadi gue putusin: pindahin semua gambar ke folder images/ di GitHub. Milik sendiri, aman, dan nggak tergantung pihak luar.
https://i.imgur.com/xxxx.jpg jadi images/xxxx.jpg. Ratusan link, manual, satu per satu.Selama diskusi sama 3 AI (Claude, Gemini, ChatGPT), beberapa kali file index.html yang dikirim kepotong di bagian bawah. Begitu upload ke GitHub, sebagian konten berharga (filosofi, perjalanan, aset, arsip) lenyap gitu aja. Untung gue punya backup file lokal โ gaya lama tapi nyelametin.
Pelajaran penting: jangan pernah commit langsung tanpa cek panjang file. Kalau ragu, bandingin sama file lama yang utuh.
Di halaman depan, ada card "Latest Update". Semua warna normal โ kecuali teks preview beberapa artikel berwarna ungu gelap. Gue ganti dari #b57bee ke #d0a0ff, pusing, karena ternyata itu bukan dari kode gue โ itu dari browser.
Browser punya default warna ungu gelap untuk link yang sudah dikunjungi. Dan teks preview di card itu sebenernya juga bagian dari link. Susah diakalin tanpa ngerusak struktur.
#0f0f12)<p> dan dipaksa warna abu-abu terang (#b8c0cc) lewat CSS langsungGue pake Claude (konsep & kode utama), Gemini (ringkasan & riset), dan ChatGPT (second opinion). Keren sih, tapi resikonya:
Solusinya: gue tetap jadi "pilot". AI cuma navigator โ gue yang putusin kode mana yang layak upload.
images/ GitHub โ mandiri, cepat, permanenGue bukan anak IT, bukan web developer. Kode pertama yang gue tau cuma HTML dari friendster dan Myspace jebot dulu. Tapi 2 hari ini gue belajar: autodidak itu bukan tentang pinter โ tapi tentang nggak nyerah. Walaupun harus zoom gambar, rename 20 kali, sama diskusi sama AI tengah malam.
Bunker Opanowski ini bukan cuma website. Ini adalah markas digital gue sebagai lifelong learner dari Ciracas. Dan markas ini sekarang lebih utuh, lebih mandiri, dan lebih gue daripada seminggu yang lalu.
Jadi kalau lo pernah ngerasa website lo 'kaku', nyoba-nyoba sendiri, atau pusing sama kode โ inget aja: ada Om Opan di Ciracas yang juga pusing, tapi nggak berhenti sampe beres.