โ† Kembali ke Log Harian
๐Ÿ”ง Dibalik Layar ยท 2 Hari Perang Kode

2 Hari Berperang dengan Kode & Warna

Pindah gambar dari Imgur ke GitHub, melawan file kepotong, dan berburu warna ungu yang membandel โ€” semua tanpa bakat programmer, cuma modal kopi gula aren

Kadang yang kelihatannya sepele di luar โ€” ternyata paling pusing kalau lo nggak ngerti teknis. Ini catatan perjuangan gue selama 2 hari penuh merombak website Bunker Opanowski. Mulai dari pindahin semua gambar ke server sendiri, memperbaiki file HTML yang kepotong, sampai berantem sama warna ungu default browser yang gak mau hilang.

๐Ÿ“ธ Masalah #1: Gambar Numpang di Imgur, Bukan di Rumah Sendiri

Gue awalnya simpan gambar di Imgur. Gampang, tinggal tempel link. Tapi risiko gede: kalo suatu hari Imgur hapus atau down, website gue bakal kehilangan muka โ€” literally. Gambar gak muncul, malu dong. Jadi gue putusin: pindahin semua gambar ke folder images/ di GitHub. Milik sendiri, aman, dan nggak tergantung pihak luar.

๐Ÿคฏ Bukan cuma pindah โ€” ini medannya:

"Capek rename file, tapi pas gambar pertama muncul dari server sendiri โ€” lega rasanya."

๐Ÿ“ฆ Masalah #2: File HTML Kepotong di Tengan Jalan

Selama diskusi sama 3 AI (Claude, Gemini, ChatGPT), beberapa kali file index.html yang dikirim kepotong di bagian bawah. Begitu upload ke GitHub, sebagian konten berharga (filosofi, perjalanan, aset, arsip) lenyap gitu aja. Untung gue punya backup file lokal โ€” gaya lama tapi nyelametin.

Pelajaran penting: jangan pernah commit langsung tanpa cek panjang file. Kalau ragu, bandingin sama file lama yang utuh.

๐ŸŽจ Masalah #3: Warna Ungu yang Membandel (Paling Bikin Puyeng)

Di halaman depan, ada card "Latest Update". Semua warna normal โ€” kecuali teks preview beberapa artikel berwarna ungu gelap. Gue ganti dari #b57bee ke #d0a0ff, pusing, karena ternyata itu bukan dari kode gue โ€” itu dari browser.

Browser punya default warna ungu gelap untuk link yang sudah dikunjungi. Dan teks preview di card itu sebenernya juga bagian dari link. Susah diakalin tanpa ngerusak struktur.

Akhirnya gue + Claude nemu cara:

"Kayak servis CVT motor โ€” lama dan telaten, tapi setelah kelar, rasanya..., jos."

๐Ÿค– Masalah #4: Kolaborasi 3 AI Rawan Ruwet

Gue pake Claude (konsep & kode utama), Gemini (ringkasan & riset), dan ChatGPT (second opinion). Keren sih, tapi resikonya:

Solusinya: gue tetap jadi "pilot". AI cuma navigator โ€” gue yang putusin kode mana yang layak upload.


๐Ÿ—‚๏ธ Pekerjaan Lain di Tengah Jalan (Yang Berhasil)

โœ… Hasil Akhir (sampai pagi ini)

"Push terus. Kalau mentok, mundur dikit, baca ulang, coba lagi. Yang penting jangan konfirm commit kalau belum cek visual di browser."

๐Ÿง  Pencapaian yang Gak Kalah Penting: Mental

Gue bukan anak IT, bukan web developer. Kode pertama yang gue tau cuma HTML dari friendster dan Myspace jebot dulu. Tapi 2 hari ini gue belajar: autodidak itu bukan tentang pinter โ€” tapi tentang nggak nyerah. Walaupun harus zoom gambar, rename 20 kali, sama diskusi sama AI tengah malam.

๐ŸŽฌ Penutup

Bunker Opanowski ini bukan cuma website. Ini adalah markas digital gue sebagai lifelong learner dari Ciracas. Dan markas ini sekarang lebih utuh, lebih mandiri, dan lebih gue daripada seminggu yang lalu.

Jadi kalau lo pernah ngerasa website lo 'kaku', nyoba-nyoba sendiri, atau pusing sama kode โ€” inget aja: ada Om Opan di Ciracas yang juga pusing, tapi nggak berhenti sampe beres.

Daripada nyerah, mending opo opo an wae. Pokok e rampung.
โ€” Om Opan, setelah 2 hari perang